Begini Cara Muhammadiyah Bersyahadah untuk Negeri

Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) di Jl Diponegoro 60 Genteng, Banyuwangi diresmikan pendiriannya  dalam acara penyerahan SK, Sabtu (19/10/2019).

Dirjen Kelembagaan Riset Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Dr Ir Patdono Suwignjo M. Eng Sc hadir menyerahkan SK izin pendirian ITBM.

Patdono mengucapkan syukur dan terima kasih kepada Muhammadiyah yang telah banyak berkontribusi dengan 230 lebih perguruan tinggi di Inonesia.

Dia menyampaikan, jika tidak ada kontribusi swasta seperti Muhammadiyah, upaya pemerintah untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing mengalami kesulitan.

”Saat ini Indonesia masih di posisi 33, kalah dengan Malaysia yang berada di level 10 besar, apalagi dibandingkan dengan Singapura yang bertengger di peringkat ke 3,” ujarnya.

Salah satu faktor lemahnya produktivitas dan daya saing Indonesia, sambung dia, adalah rendahnya rata-rata tingkat pendididkan. ”Penduduk Indonesia sebanyak 60 persen hanya lulus SD dan tidak lulus SD,” tuturnya.

ITBM Banyuwangi memiliki tiga prodi. Prodi Teknik Industri, Teknik Kimia dan Agribisnis. ”Diharapkan ITBM ikut berkontribusi meningkatkan produltivitas dan daya saing tenaga kerja indonesia,” ujar Patdono.

Sementara Ketua PDM Banyuwangi Dr. Mukhlis menyatakan, peresmian ITBM adalah salah satu dari 8 kegiatan di lingkungan PDM Banyuwangi selama milad Muhammadiyah ke 107.

”Bagi Muhammadiyah inilah cara Muhammadiyah ber syahadah kepada negara. Bersyahadah di bidang pendidikan, Muhammadiyah mendirikan sekolah, perguruan tinggi, bersyahadah di bidang kesehatan mendirikan rumah sakit, bersyahadah di bidang sosial ada MDMC, LazisMu, panti asuhan,” kata dosen Universitas Muhammadiyah Jember ini.

 ”Syahadah Muhammadiyah kepada bangsa dan negara tidak hanya teriak-teriak tanpa bukti,” tandasnya.

Setelah mendapat SK ITBM langsung bergerak. Undangan peresmian ITBM Banyuwangi yang berjumlah kurang lebih 500 orang masing-masing mendapatkan brosur yang memuat profil dan penerimaan mahasiswa baru.

Ketua Badan Pengurus Harian LTBM Musa al Hadi MPd  mengatakan,langsung tancap gas melakukan kegiatan untuk mewujudkan perguruan tinggi yang dicita-citakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *